Home » Bisnis » Menapaki Jejak Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Sampang Jawa Timur

Menapaki Jejak Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Sampang Jawa Timur

Menapaki Jejak Kontraktor Kubah Masjid Enamel di Kabupaten Sampang Jawa Timur

Kurangnya mengenyam pendidikan hingga ke yang tertinggi membuat sebagian masyarakat di Indonesia mau tidak mau harus bekerja sesuai dengan apa yang dibutuhkan di dunia masyarakat. Bagi mereka yang tidak cukup mendapatkan pendidikan ya harus bekerja seadanya seperti menjadi seorang pekerja bangunan.
Rasakan sakit pada kaki memanglah seperti satu musibah untuk Roni yang sehari-harinya bekerja jadi pekerja bangunan ini. karna dengan kakinya yang sakit automatis dia tidak dapat bekerja dengan maksimum sedang keadaannya yang mengharuskan memakai sepatu buat kakinya makin sakit, ya memanglah dia tengah menanggung derita cantengan pada jempol kaki kirinya yang memanglah setiap saat seringkali sekali sakit apa apabila kukunya telah tumbuh. Walau sebenarnya, sekarang ini Roni tengah kerjakan bangunan Kontraktor Kubah Masjid Enamel yang walau sebenarnya begitu sayang bila dia mesti tinggalkan pekerjaan ini. upahnya yang cukup besar dari pembangunan ini dan juga akan memperoleh fee rasa-rasanya sayang mesti ditinggalkan oleh Roni. Walau dalam kondisi sakit cantengan, Roni tetaplah memaksa dianya untuk bekerja dengan pekerjaan setelah itu yaitu membuat Kontraktor Kubah Masjid Enamel ini di mana di tujuan mesti usai kurun waktu 1 bulan kedepan. Aneh rasa-rasanya buat sendiri pesakitan menahan sakit cantengan, yang memanglah nyaris kebanyakan orang sempat rasakan sakit ini.

Roni yaitu seseorang bapak yang mempunyai anak lelaki bernama Doni sukanya bermain kelereng dengan rekan sekampungnya tanpa ada sempat ingat ingin ngapain saja sehari-hari. Doni ini memanglah cukup membandel anaknya sukanya bermain serta bermain selalu, tanpa ada mempunyai hasrat apa pun. Walau sebenarnya hari itu dia semestinya turut ayahnya membuat Kontraktor Kubah Masjid Enamel namun karna sifatnya malas malas dsb buat dia tidak ingin lakukan apa pun untuk menolong orang tuanya. Lain Doni lain Lisa anak ke-2 Roni yang memanglah penurut, dia begitu sukai bermain namun juga sukai sekalo menolong orang tuanya kerjakan pekerjaan tempat tinggalnya sendiri, mandi, bersihkan pakaian, bersihkan piring tiap-tiap harinmya tidak sempat dia tinggalkan. Dia juga diminta Surti ibu dan istri Roni untuk menyebut ayahnya yang tengah ada di Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Namun karna tidak ketemu maka dari itu si lisa ini kembali pulang serta meninggalkan tempat tinggalnya, karna dia lupa tempat tinggalnya ada di mana jadinya dia kebingungan menginginkan pulang kemana.

Tidak ada Roni di rumah serta Lisa yang kebingungan mencari arah jalan pulang, si Doni malah masih tetap bermain judi kelerang di deketa tempat tinggalnya yang walau sebenarnya tidak jauh dari Kontraktor Kubah Masjid Enamel. Ini begitu disyangkan dengan sikap doni yang tidak ingin tahu apa yang tengah berlangsung di sekelilingnya karna yang dia paham yaitu bersenang suka bermain. Judi kelereng sendiri Doni memanglah juaranya dengan telah memperoleh beberapa ratus kelereng yang hingga dia simpan didalam karung didalam tempat tinggalnya, semestinya dia telah dapat buat museum kelereng di dalam tempat tinggalnya untuk memperoleh apa yang jauh semakin banyak dari yang dia kehendaki. Sempat akan dibuang oleh sang ibu namun doni dapat mengawasinya serta lihat gerak gerik ibunya hingga tidak berhasil telah ekspedisi pembuangan kelereng itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *